Header Ads

Cara Memilih Rumput Lembaran yang Bagus Sebelum Membeli – Panduan dari Kebun

Rumput lembaran dijual per meter persegi, tapi mutunya tidak bisa dinilai dari harga per meter saja. Dua penjual bisa menawarkan "rumput jepang" dengan harga yang sama, padahal lembaran yang satu tebal dan bersih, sedangkan yang lain tipis dan bercampur rumput teki. Bedanya baru terasa dua atau tiga minggu setelah dipasang. Lembaran yang bagus menyatu rapi, yang jelek menguning di sana-sini dan gulmanya ikut tumbuh.

Panduan ini kami tulis dari pekerjaan sehari-hari di kebun: memanen, mengemas, dan mengirim lembaran ke pelanggan. Isinya hal-hal yang sebaiknya Anda periksa, baik saat memilih penjual maupun saat rumput turun dari kendaraan. Caranya berlaku untuk rumput gajah mini, rumput jepang, maupun rumput manila.

Satu lembaran rumput hasil panen dipegang di kebun
Satu lembaran yang baru dipanen. Daunnya rapat dan tanahnya menempel utuh.

Pastikan dulu jenisnya

Banyak keluhan berawal dari salah jenis, bukan dari rumput yang jelek. Rumput yang tumbuh subur di bawah pohon bisa merana di halaman yang panas, dan sebaliknya. Tiga jenis yang paling banyak dipakai untuk taman punya ciri daun yang mudah dibedakan.

JenisCiri daunKelebihanPerlu diingat
Gajah miniLebar, lembut, hijau tua, tumbuh pendek merambatPaling tahan teduh, jarang perlu dipangkasKurang kuat untuk diinjak setiap hari
Jepang (Zoysia japonica)Ramping, agak kaku, ujungnya runcingRapi seperti karpet, tahan panasButuh matahari penuh
Manila (Zoysia matrella)Lebih halus dan kaku, tumbuh sangat rapatTahan injakan, cocok untuk lapanganTumbuh lebih lambat, butuh matahari

Minta penjual mengirim foto daun dari dekat, langsung dari kebun, bukan foto taman yang sudah jadi. Dari foto dekat seperti itu jenisnya bisa dikenali. Penjelasan lengkap tiap jenis ada di halaman rumput gajah mini, rumput jepang, dan rumput manila.

Delapan hal yang diperiksa pada lembaran

Ambil satu atau dua lembar secara acak, jangan hanya yang paling atas. Lalu periksa:

  1. Kerapatan daun. Lihat dari atas. Lembaran yang bagus menutup tanahnya, sehingga tanah coklat hampir tidak kelihatan di sela daun.
  2. Warna. Hijau merata. Daun sedikit pucat karena ditumpuk semalam itu wajar dan pulih setelah disiram. Kuning di seluruh lembaran, apalagi disertai bau busuk, menandakan rumput terlalu lama tertumpuk.
  3. Akar dan geragih. Balik lembarannya. Harus terlihat akar putih dan geragih (batang yang merambat) menjalin tanah. Akar coklat kehitaman yang lembek tanda lembaran mulai rusak.
  4. Tebal tanah. Umumnya sekitar 2–3 cm. Terlalu tipis berarti banyak akar ikut terpotong. Terlalu tebal membuat lembaran berat, dan Anda ikut membayar ongkos angkut tanahnya.
  5. Uji angkat. Pegang satu ujung lembaran lalu angkat pelan. Lembaran yang akarnya kuat tetap utuh, tidak patah di tengah dan tanahnya tidak rontok.
  6. Gulma. Cari rumput teki, yang daunnya mengilap dan batangnya bersegi tiga, serta rumput liar berdaun lebar. Teki yang terbawa lembaran sangat sulit dibasmi setelah terpasang.
  7. Hama. Lihat bagian bawah lembaran. Uret (larva kumbang yang putih dan melengkung) atau ulat yang ikut terbawa bisa merusak taman baru.
  8. Keseragaman. Ukuran dan tebal lembaran yang seragam membuat permukaan rata setelah dipasang, dan sambungan antarlembaran cepat tertutup.
Detail daun rumput lembaran dilihat dari dekat
Dilihat dari dekat: daun rapat dan menutupi tanah, tanda lembaran yang bagus.

Kebun asal ikut menentukan

Lembaran yang bagus berasal dari kebun yang dirawat, bukan dari lahan liar yang dikeruk lalu dijual. Beberapa tanda kebun yang baik:

  • Lahannya terbuka dan kena matahari penuh, sehingga rumput tumbuh padat.
  • Rumput dipangkas dan disiangi secara rutin, jadi lembarannya bersih dari gulma.
  • Panen dilakukan berselang. Sebagian baris dipotong, sebagian disisakan agar merambat menutup tanah yang kosong. Dengan begitu kebun bisa dipanen lagi tanpa ditanam ulang.
  • Lembaran dipotong dengan ukuran sama, lalu langsung dikemas dan dimuat di hari yang sama.
Pekerja memanen rumput di kebun terbuka
Panen di kebun terbuka. Baris rumput dipotong menjadi lembaran, sebagian baris disisakan.

Kesegaran, hal yang paling sering diabaikan

Rumput lembaran adalah tanaman hidup yang dipisahkan dari tanah tempat ia tumbuh. Begitu ditumpuk, bagian tengah tumpukan menjadi panas dan lembap. Makin lama tertumpuk, makin banyak daun yang menguning dan akar yang membusuk.

  • Idealnya rumput dipanen, dikirim, dan dipasang dalam satu sampai dua hari.
  • Tanyakan kapan rumput dipanen. Lembaran yang sudah berhari-hari menunggu pembeli di tempat penampungan biasanya kalah segar.
  • Untuk lokasi yang jauh, pilih penjual yang punya kebun atau kebun rekanan dekat lokasi Anda, supaya waktu di jalan tidak lama.

Karena alasan itu, pesanan kami ke kota-kota di Jawa dan Bali diatur agar sampai dalam satu hari, dan untuk sebagian kota rumput diambil dari kebun mitra terdekat.

Lembaran rumput dikemas ke karung di kebun
Lembaran dikemas ke dalam karung di kebun, lalu dimuat di hari yang sama.

Yang dilakukan saat rumput tiba

  1. Hitung luas yang datang, bukan jumlah karung atau ikatnya. Sejak awal, tanyakan berapa lembar yang dihitung satu meter persegi.
  2. Buka beberapa karung dari tumpukan yang berbeda, lalu lakukan uji angkat seperti di atas.
  3. Cium baunya. Bau tanah segar itu normal. Bau asam atau busuk tanda rumput terlalu lama tertutup.
  4. Kalau rumput belum bisa dipasang hari itu, keluarkan dari karung, jajarkan di tempat teduh dengan daun menghadap ke atas, lalu siram tipis. Jangan biarkan bertumpuk di bawah terik matahari.
  5. Kalau ada bagian yang rusak, foto dan kabari penjualnya pada hari yang sama.
Karung rumput lembaran diturunkan dari truk
Karung berisi rumput lembaran diturunkan dari truk di lokasi pemasangan.

Hati-hati dengan harga yang terlalu murah

Harga murah tidak selalu berarti jelek, tapi biasanya ada sebabnya. Yang paling sering kami temui adalah lembaran yang dipotong tipis, banyak gulma, rumput yang sudah lama dipanen, atau hitungan per karung yang ternyata kurang dari satu meter persegi. Bandingkan harga per meter persegi untuk jenis yang sama, lalu tanyakan apa saja yang sudah termasuk: ongkos kirim, jasa pasang, dan tanah tambahan.

Sebagai patokan, rumput gajah mini dan rumput jepang kami jual Rp25.000–35.000 per m². Harga rumput manila ditanyakan lewat WhatsApp, dan jasa pasang mulai Rp10.000 per m². Rinciannya ada di halaman daftar harga.

Pertanyaan untuk penjual

  • Rumput jenis apa, dan apa nama latinnya?
  • Kapan dipanen, dan berapa lama di perjalanan?
  • Berapa lembar untuk satu meter persegi, dan berapa tebal tanahnya?
  • Apakah harganya sudah termasuk ongkos kirim dan jasa pasang?
  • Bagaimana kalau ada lembaran yang rusak saat datang?

Penjual yang benar-benar paham rumputnya bisa menjawab semua pertanyaan ini tanpa ragu.

Ringkasan cek cepat

Yang diperiksaTanda bagusTanda waspada
DaunRapat, tanah tidak kelihatanJarang, banyak tanah terbuka
WarnaHijau merataKuning menyeluruh, berbau busuk
AkarPutih, menjalin tanahCoklat kehitaman, lembek
TanahSekitar 2–3 cm, padatSangat tipis atau terlalu tebal
Uji angkatLembaran tetap utuhPatah atau tanahnya rontok
Gulma dan hamaBersihAda teki, uret, atau ulat
HitunganJelas per m²Hanya per karung atau per ikat

Setelah rumput yang bagus didapat, langkah berikutnya adalah menyiapkan tanah dan memasangnya dengan benar. Cara menanam dan merawat rumput jepang sudah kami bahas di panduan rumput jepang.

Tentang panduan ini

Ditulis oleh tim Rumput Taman Malang. Sudah lebih dari 15 tahun kami menanam dan memanen rumput lembaran di kebun sendiri di Wajak, Kabupaten Malang, lalu mengirimnya ke berbagai kota bersama kebun mitra di 18 kota. Kalau ada pertanyaan tentang rumput yang hendak Anda beli, tanyakan saja lewat WhatsApp 0858-5147-2116.

Tidak ada komentar