Rumput lembaran sebagus apa pun akan menguning kalau tanah di bawahnya keliru. Di kebun, kami melihat sendiri bahwa rumput yang tumbuh rapat selalu berdiri di atas tanah yang gembur dan tidak tergenang. Tulisan ini membahas tanah untuk taman rumput: kapan cukup memakai tanah asli, kapan perlu tanah subur atau humus, dan kapan perlu ditambah pasir.
Tiga bahan yang sering tertukar
- Tanah subur (tanah taman). Tanah lapisan atas berwarna gelap, gembur, dan sudah mengandung bahan organik. Dipakai sebagai lapisan dasar setebal 5–10 cm di atas tanah urugan.
- Humus atau kompos. Bahan organik dari daun dan kotoran ternak yang sudah lapuk. Fungsinya memperbaiki tanah, bukan menggantikan tanah. Cukup dicampur sedikit ke lapisan atas.
- Pasir. Membuat tanah liat lebih cepat meneruskan air. Dipakai tipis-tipis untuk lahan becek, lapangan bola, atau tanah merah yang padat.

Kenali dulu tanah di halaman Anda
Ambil segenggam tanah yang agak lembap, lalu kepal:
- Lengket dan bisa dipilin seperti plastisin. Ini tanah liat. Kuat menahan air, tapi mudah tergenang dan retak saat kering. Perlu pasir dan sedikit kompos.
- Langsung buyar dan terasa kasar. Ini tanah berpasir. Air cepat hilang, jadi rumput mudah kering. Perlu tanah subur atau kompos agar air tertahan.
- Menggumpal tapi pecah saat ditekan. Ini tanah yang paling baik. Cukup digemburkan dan diratakan.
Cara kedua: gali lubang sedalam satu jengkal dan isi air. Jika airnya masih ada setelah satu jam, drainase halaman perlu diperbaiki sebelum rumput dipasang.
Halaman bekas urugan: masalah paling sering
Rumah baru biasanya diurug dengan tanah campur batu, puing, atau sisa adukan semen. Permukaannya terlihat rata, tetapi di bawahnya keras dan miskin hara. Rumput yang langsung digelar di atas urugan seperti ini akarnya tidak bisa masuk, sehingga lembaran kering di pinggir dan menguning di tengah.
Langkah yang kami sarankan:
- Singkirkan batu, puing, dan sisa semen di lapisan atas.
- Cangkul atau gemburkan tanah urugan sedalam 10–15 cm.
- Tebarkan tanah subur setebal 5–10 cm. Untuk tanah liat, campur dengan pasir.
- Ratakan, siram, lalu biarkan tanah turun satu atau dua hari sebelum lembaran digelar.

Berapa banyak tanah yang dibutuhkan
Hitungannya sederhana: luas halaman dikali tebal lapisan. Untuk lapisan 5 cm, setiap 100 m² butuh sekitar 5 m³ tanah. Untuk lapisan 10 cm, butuh sekitar 10 m³. Tambahkan sedikit lebihan karena tanah gembur akan turun setelah disiram.
Pasir cukup dicampur di lapisan atas, sekitar seperempat sampai sepertiga bagian. Kompos cukup beberapa karung untuk taman rumah biasa.
Jenis rumput dan kebutuhan tanahnya
- Gajah mini dan rumput jepang senang tanah gembur yang lembap. Lapisan tanah subur sangat membantu mereka cepat menutup.
- Rumput golf daun halus butuh permukaan yang sangat rata, jadi lapisan atasnya sebaiknya halus tanpa gumpalan.
- Manila dan bermuda untuk lapangan lebih butuh tanah yang cepat kering. Campuran pasir lebih penting daripada tanah subur yang tebal.
Bingung memilih jenisnya? Baca cara memilih rumput lembaran yang bagus.

Kesalahan yang membuat rumput gagal
- Menggelar rumput langsung di atas urugan batu dan semen.
- Memakai pupuk kandang yang belum matang. Panasnya bisa membakar akar.
- Menimbun tanah terlalu tebal di satu sisi sehingga air mengalir ke arah rumah.
- Tidak memadatkan tanah sedikit sebelum memasang, sehingga permukaan bergelombang setelah hujan.
Setelah tanah siap, ikuti cara menanam rumput taman langkah demi langkah, lalu jaga perawatan 30 hari pertama.
Tanya rumput dan tanah subur
Kami mengirim tanah subur untuk wilayah Malang dan kota-kota Jawa Timur di sekitarnya, kurang lebih 150 km dari kebun kami di Wajak. Di luar wilayah itu, kami bantu memberi saran campuran tanah yang bisa dibeli di dekat lokasi Anda. Kirim foto halaman dan perkiraan luasnya, kami bantu menghitung.
Lihat juga halaman harga rumput taman kami.

Tidak ada komentar